
Kadar Kebijaksanaan Nasrudin Hoja
Seorang filsuf dan moralis yang terkenal singgah di kota Ak Shehir tempat Nasruddin Hoja tinggal. Filsuf itu telah banyak mendengar tentang kebijaksanaan Nasruddin Hoja, ia bermaksud mengajaknya berdiskusi. Untuk itu ia mengundang Nasruddin Hoja makan di suatu restoran.
“Kalau begitu Tuan, seharusnya apa yang akan kau lakukan ?” tanya Nasruddin Hoja kemudian.
“Kalau saya, sebagai orang yang bijak. Saya tidak akan mementingkan diri sendiri dan tentunya akan mengambil ikan yang lebih kecil untuk diriku sendiri.” Kata Sang Filsuf.
“Silakan kalau begitu !” kata Nasruddin Hoja singkat, sambil menyodorkan ikan yang kecil pada Sang Filsuf.
Apa nilai yang terkandung pada cerita di atas?.
Saya harus berkali-kali untuk membacanya, setelah saya pikir-pikir, ternyata kebijaksanaan tidak perlu banyak dibicarakan, cukup lakukan saja, jika kita terlalu banyak bicara maka kita lalai dengan sesuatu yang nyata, yang berada di depan kita, pada saat itu juga.
Seharusnya tinggal dimakan saja sambil ngobrol ke sana dan ke sini. Daripada menyia-nyiakan makanan yang sudah disiapkan.


