merindukanmu

lamatlamat kudengar suaramu

aku mulai ingat bahwa setiap kata adalah janji 
dan aku tidak pernah berhatihati 
aku tersadar bahwa rindu ini 
mungkin tak akan pernah terselamatkan (lagi) 
setiap air mata mempunyai sejarah -kata sahabatku 
sejarah ini begitu sulit pecah
aku kalah -mungkin 
namun percayalah, januari 
aku masih setia menjadi kupu yang menari 
di antara gemericik air di jurang matamu